Postingan

KRE ALANG SUMBAWA

Gambar
  (VERSI INDONESIA) (ENGLISH VERSION) Kre Alang merupakan kain khas yang berasal dari Sumbawa Nusa Tenggara Barat yang diwarisi secara turun temurun dari nenek moyang suku Samawa di Sumbawa. Kain ini mempunyai banyak corak yang berbeda-beda, seperti corak Bukang Marege, corak Piyo Manis, corak Lonto Engal dan lain-lain. Setidaknya ada 15 jenis desain Kre Alang dengan makna  berbeda-beda. Kre Alang digunakan untuk berbagai keperluan seperti pakaian, taplak meja dan barang hiasan lainnya. Kain ini juga dijual secara online di berbagai platform e-commerce. Kre Alang tidak hanya menciptakan pola dan hiasan saja tetapi juga mempunyai filosofi menjaga keterkaitan dengan pola hidup agraris masyarakat, kondisi alam dan lingkungan, ekspresi bentuk hubungan kekerabatan dan keramahan dalam kehidupan bermasyarakat. (English Version)   KRE ALANG SUMBAWA Kre Alang is a distinctive fabric from Sumbawa, West Nusa Tenggara, inherited from the ancestors of the Samawa tribe in Sumbawa. This...

TEMA SEJARAH PERLAWANAN

Gambar
  (VERSI INDONESIA) (ENGLISH VERSION) Nusa Tenggara Barat, seperti halnya wilayah-wilayah lain di seluruh Indonesia pernah mengalami masa Kolonial bangsa asing, seperti Belanda dan Jepang, Kebijakan dan tindakan kolonial yang merugikanWarga pribumi (NTB), mendorong para pemimpin (raja, tokoh adat, ulama) dan masyarakat melakukan Perlawanan terhadap penjajah. Belanda mulai menguasai seluruh pulau Sumbawa pada abad XVIl,Setelah Perjanjian Bongaya tahunt667, sedangkan di Lombok mulai tahun 1894 setelah berhasil Mengalahkan Kerajaan Bali di Lombok.Selama kurun waktu kekuasaan Pulau Lombok, masyarakat diharuskan membavar naiaketPuau tersebut untuk menyerahkan upeti.Politik adu domba antar kerajaan. Antar Samping itu, Belanda melakukan Belanda yang merugikan tersebut.  Akibat dari kebijakan  dari para pemimpin pemerintah, pemimpin Agama, dan masyarakat. Di pulau Sumbawa terjadi: Perang Undru dan Perang Baham (1907) di Sumbawa;Serta Perang Donggo (1907), Perang Dena (1908), dan ...

BENDA-BENDA PENINGGALAN MAULANA SYAIKH MUHAMMAD ZAINUDDIN ABDUL MAJID (RELICS OF MAULANA SHAIKH MUHAMMAD ZAINUDDIN ABDUL MAJID)

Gambar
    (VERSI INDONESIA) (ENGLISH VERSION) Sahabat museum tahukah kalian bahwa benda benda peninggalan dari SYAIKH MUHAMMAD ZAINUDDIN ABDUL MAJID, Berikut Adalah benda bendanya :  Pin  Sebuah pin yang merupakan hadiah bapak Maulana Syaikh Muhammad Zainuddin Abdul Madjid kepada murid-murid beliau dan kepada jemaah NahdlatulWathan. Pulpen  Pulpen Hamzanwadi adalah salah satu benda cinderamata milik dari Maulana Syaikh yang diberikan untuk murid-murid beliau. Pulpen ini tidak bisa dipakai untuk menulis karena berisikan minyak bukan berisi tinta. Ijazah  Ijazah Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid yang ditulis tangan oleh guru beliau, karena kejeniusan dan kepintaran beliau dan mendapatkan nilai bintang. Piagam Tanda Kehormatan Bintang Maha Putra Utama tahun 2000 Piagam Penganugrahan Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2017 Buku Wasiat Renungan Masa Berisi wasiat dan nasihat cetusan jiwa mengenai pergumulan hidup Maulana Syaikh.  Hizib Nadhatul ...

BENDA BENDA PERANG MASA KOLONIAL BELANDA (WAR OBJECTS OF THE DUTCH COLONIAL PERIOD)

Gambar
  INFORMASI LEBIH LANJUT, CEK LINK DI BAWAH ( https://youtu.be/ywiFHs-OSm0?si=N6DGpst3HjhqGkZk ) Nusa Tenggara Barat yang terdiri dan dua pulau besar, yaitu Lombok dan Sumbawa mengalami masa kekuasaan atau pemerintahan Belanda, tetapi kurun waktunya berbeda. Belanda menguasai wilayah Pulau Sumbawa sejak awal tahun 1800 dan pada waktu itu di pulau tersebut terdapat beberapa kerajaan, seperti Bima, Dompu, Sumbawa, Sanggar, Tambora, Pekat, Taliwang, dan lain-lain. Sedangkan Pulau Lombok mulai dikuasai pada akhir tahun 1894, setelah Belanda berhasil mengalahkan Kerajaan Mataram-Lombok Sistern yang diterapkan oleh Belanda di kedua pulau ini dalam melancarkan kekuasaannya sama, yaitu membagi kedua pulau ini menjadi beberapa bagian pemerintahan atau disebut onder afdeling, di Pulau Sumbawa dibagi menjadi tiga onder afdeling, yaitu Bima, Dompu, dan Sumbawa. Begitu pula di Pulau Lombok dibagi menjadi tiga onder afdeling, yaitu Lombok Barat, Lombok Tengah, dan Lombok Timur. Di samping itu, B...

BENDA BENDA ANYAMAN (WOVEN OBJECTS)

Gambar
(VERSI INDONESIA) (ENGLISH VERSION) Tahukah kamu ? Nusa Tenggara Barat memiliki 3 tempat makanan asli yang terbuat dari anyaman bambu yaitu Boku, Kula dan Ketak. Kira kira apa ya perbedaannya ? Yuk bahas sama sama. Boku adalah tempat makanan yang terbuat dari anyaman bambu dengan bentuk bulat dan datar. Boku biasanya digunakan untuk menyajikan makanan khas Lombok seperti nasi tumpeng, ayam taliwang, dan sate rembiga. Boku memiliki ukuran yang bervariasi, mulai dari yang kecil hingga yang besar. Lalu, Kula adalah tempat makanan yang terbuat dari anyaman bambu dengan bentuk bulat dan dalam. Kula biasanya digunakan untuk menyajikan makanan khas Sumbawa seperti nasi jinggo, ayam bakar, dan sate pusut. Kula memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan dengan Boku. Sedangkan, Ketak adalah tempat makanan yang terbuat dari anyaman bambu dengan bentuk bulat dan dangkal. Ketak biasanya digunakan untuk menyajikan makanan khas Sumbawa seperti nasi jinggo, ayam bakar, dan sate pusut. Ketak mem...

KESULTANAN SUMBAWA (SULTANATE OF SUMBAWA)

Gambar
  (VERSI INDONESIA) (ENGLISH VERSION) Kesultanan Sumbawa diperkirakan telah berdiri sebelum tahun 1648 Kesultanan ini wilayah kekuasaannya berada di pulau Sumbawa bagian barat, yaitu Kabupaten Sumbawa (Sumbawa Besar) dan Kabupaten Sumbawa Barat, serta pulau-pulau kecil di sekitarnya Secara geografis Kesultanan Sumbawa berbatasan dengan Laut Flores di sebalah utara. Samudera Hindia di sebelah selatan, Selat Alas di sebelah barat, dan Kerajaan atau Kabupaten Dompu di sebelah timur. Dalam birokrasi Kesultanan Sumbawa atau Samawa, pemegang kekuasaan tertinggi pemerintahan adalah sultan, diangkat berdasarkan turun-temurun dari Dinasti Dewa yang di Bawa oleh Lembaga yang disebut dewan Hadat atau dewan Hadat Syara atau Dewan Syara Hukum. Kerajaan Sumbawa sempat diperintah 18 sultan Keberadaan Kesultanan Sumbawa pada masa lampau dibuktikan dengan adanya beberapa peninggalan, antara lain: bangunan bekas Istana Sultan Sumbawa yang disebut Dalem Loka (Istana Tua) atau disebut Bale Rea (Rumah ...

KAIN SONGKET SASAK (SASAK SONGKET FABRIC)

Gambar
  (VERSI INDONESIA) (ENGLISH VERSION) Songket   Sasak merupakan kain songket tradisional yang berasal dari suku Sasak, suku asli pulau Lombok, Indonesia. Kain Songket ini digunakan sebagai bagian dari pakaian adat suku Sasak yang disebut Baju Lambung (pakaian wanita), pakaian adat khas Lombok dengan corak hitam putih dan alas yang beragam, biasanya berupa selendang, ikat pinggang atau lainnya. aksesoris   Sedangkan laki-laki biasanya mengenakan songket (pakaian adat Tegodek Nongkeq) yang bagian bawahnya ditata sedemikian rupa sehingga indah dipandang. Rangkaian Sasaki mempunyai ciri khas tersendiri yang membedakannya dengan jenis kain Indonesia lainnya. Beberapa keistimewaan Songket Sasak adalah :   Motif dan Desain   Unik: Songket Sasakmempunyai motif dan desain khas yang mencerminkan budaya dan tradisi suku Sasaki. Tema-tema ini sering kali terinspirasi oleh alam, mitologi, dan unsur tradisional Sasak. Warna Alami: Songket Sasak biasanya menggunakan warna-warn...